Thursday, 30 April 2026

Umbul Banyu Roso Magelang: Pemandian Air Hangat Murah, Nyaman untuk Relaksasi Malam

adipraa.com - Umbul Banyu Roso menjadi salah satu destinasi pemandian air hangat yang cukup menarik untuk dikunjungi di wilayah Magelang. Perjalanan kami dimulai pada pukul lima sore (30/4/2026) dari Jogja, dengan semangat yang cukup tinggi untuk menikmati suasana relaksasi di malam hari. Jalanan menuju Magelang saat itu relatif lancar, sehingga perjalanan terasa santai meski dilakukan setelah aktivitas seharian. Estimasi waktu tempuh sekitar satu jam membuat destinasi ini tergolong dekat dan cocok untuk short escape tanpa perlu menginap.
Plakat Umbul Banyuroso
Plakat Umbul Banyuroso

Dalam perjalanan, kami sempat berhenti sejenak untuk menunaikan salat magrib di sebuah SPBU yang berada di Jalan Magelang. Fasilitas mushola yang tersedia cukup memadai, sehingga perjalanan tetap terasa nyaman tanpa harus terburu-buru. 

Perjalanan dilanjutkan hingga mendekati lokasi tujuan yang berada di Dimajar 1, Desakan, Sumberarum, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Akses jalan menuju lokasi sebenarnya cukup mudah diikuti menggunakan peta digital, meskipun kondisi jalan di beberapa titik mulai gelap karena minim penerangan.

Namun, pengalaman kurang menyenangkan sempat terjadi ketika hampir tiba di lokasi. Kami sempat dicegat oleh dua orang yang membawa keranjang dan meminta uang sebesar lima ribu rupiah dengan alasan dana swadaya masyarakat. Praktik seperti ini tentu sangat disayangkan karena dapat mengurangi kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Meski nominalnya kecil, pengalaman tersebut memberikan kesan kurang baik di awal kedatangan.
Jalan menuju kolam
Jalan menuju kolam

Setibanya di lokasi sekitar pukul tujuh malam, suasana Umbul Banyu Roso terlihat cukup ramai oleh pengunjung. Harga tiket masuk yang hanya sepuluh ribu rupiah tergolong sangat terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan. Tempat ini menyediakan empat kolam dengan kedalaman yang bervariasi, mulai dari kolam dangkal untuk anak-anak hingga kolam yang lebih dalam untuk orang dewasa. Hal ini membuat tempat ini cocok untuk semua kalangan, baik keluarga maupun individu yang ingin bersantai.

Salah satu daya tarik utama di tempat ini adalah pancuran berbentuk kepala gajah dengan tiga aliran air yang cukup deras. Area ini menjadi favorit pengunjung yang ingin merasakan sensasi terapi air hangat langsung di bawah pancuran. Air hangat yang mengalir memberikan efek relaksasi pada tubuh, terutama setelah perjalanan yang cukup melelahkan. Tidak heran jika banyak pengunjung yang betah berlama-lama di titik ini.
Warung fried chicken di sekitar kolam
Warung fried chicken di sekitar kolam

Sebelum memulai aktivitas berenang, kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu. Di sekitar area pemandian terdapat beberapa warung sederhana yang menjual berbagai makanan, mulai dari nasi ayam hingga mi instan seperti pop mie. Kami memesan nasi ayam dan pop mie sebagai menu sederhana namun cukup mengenyangkan. Menikmati makanan hangat di udara malam yang sejuk menambah kenikmatan tersendiri sebelum berendam di kolam air hangat.
Berendam di dekat pancuran gajah
Berendam di dekat pancuran gajah

Setelah itu, saya mulai berenang di kolam dewasa. Sudah cukup lama tidak berenang, namun ternyata tubuh masih cukup mampu untuk bergerak aktif. Saya sempat berenang bolak-balik hingga tiga kali di kolam dewasa, yang cukup memberikan sensasi olahraga ringan sekaligus relaksasi. Air hangat di kolam membuat tubuh terasa lebih ringan dan tidak cepat lelah, sehingga aktivitas berenang terasa lebih menyenangkan dibandingkan kolam air biasa.
Kolam dengan wahana plosotan
Kolam dengan wahana plosotan

Kami menghabiskan waktu berenang hingga sekitar pukul sembilan malam. Suasana malam hari di lokasi ini cukup nyaman dengan pencahayaan yang cukup terang. Setelah selesai berenang, kami membersihkan diri dan bersiap untuk kembali ke Jogja. Perjalanan pulang terasa lebih santai dengan tubuh yang sudah terasa segar dan rileks setelah berendam air hangat.
Kolam anak-anak
Kolam anak-anak

Umbul Banyu Roso menawarkan pengalaman pemandian air hangat yang cukup memuaskan dengan harga yang sangat terjangkau. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap untuk ukuran wisata lokal, ditambah dengan suasana alami yang mendukung relaksasi. Meski terdapat sedikit catatan terkait pungutan liar di sekitar lokasi, tempat ini tetap layak untuk dikunjungi, terutama bagi yang ingin melepas penat.

Sunday, 19 April 2026

Review Mie Lethek Mak Juedes di Kulon Progo, Kuliner Jogja Sederhana yang Bikin Nagih

adipraa.com - Menikmati suasana sore di Jogja memang selalu punya cara tersendiri untuk terasa lebih hangat dan berkesan, apalagi jika ditemani dengan kuliner khas yang sederhana namun penuh cita rasa. Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman menikmati makan sore di Mie Lethek Mak Juedes, sebuah warung makan yang menawarkan sensasi kuliner tradisional dengan suasana alam yang masih asri. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin sejenak menjauh dari hiruk pikuk kota dan menikmati ketenangan sambil menyantap hidangan khas Jogja.
Mie Lethek Mak Juedes
Mie Lethek Mak Juedes 

Warung ini berlokasi di Jl. Raya Kaligesing, Krikil, Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di pinggir jalan dengan pemandangan hamparan sawah yang luas dan menenangkan. Saat sore hari, suasana di sini terasa begitu syahdu, dengan angin sepoi-sepoi dan cahaya matahari yang mulai meredup menciptakan nuansa yang damai. Pemandangan ini menjadi nilai tambah yang membuat pengalaman makan tidak hanya soal rasa, tetapi juga tentang suasana. 

Menu yang ditawarkan di warung ini cukup sederhana, namun justru di situlah daya tariknya. Pilihan utamanya adalah mie lethek, yaitu mie tradisional khas Jogja yang terkenal dengan warna kusam alaminya karena tidak menggunakan pewarna buatan. Di sini tersedia mie lethek rebus dan mie lethek goreng, yang masing-masing memiliki cita rasa khas. Untuk minuman, tersedia wedang uwuh yang hangat dan menyehatkan, serta pilihan yang lebih umum seperti teh dan jeruk.
Mie Lethek Goreng
Mie Lethek Goreng

Pada kunjungan kali ini, saya memutuskan untuk memesan mie lethek goreng. Hidangan ini disajikan dengan tampilan sederhana namun menggugah selera. Aroma bumbu yang khas langsung tercium saat hidangan datang ke meja. Saat pertama kali dicicipi, rasa gurihnya langsung terasa, dengan tekstur mie yang kenyal dan tidak lembek. Yang membuat pengalaman makan ini semakin istimewa adalah tambahan cabe rawit yang saya nikmati bersama mie tersebut. Sensasi pedas dari cabe rawit benar-benar meningkatkan cita rasa, membuat setiap suapan terasa lebih nikmat dan menggugah selera.
Kerupuk Rambak
Kerupuk Rambak

Hal menarik lainnya adalah di setiap meja makan tersedia krupuk rambak yang bisa langsung dinikmati sebagai pelengkap. Kehadiran krupuk rambak ini memberikan tekstur renyah yang kontras dengan mie lethek yang lembut, sehingga menciptakan kombinasi rasa dan tekstur yang semakin kaya. Sederhana, tapi justru di situlah letak kenikmatannya. Kalau sahabat ingin menghadirkan suasana serupa di rumah atau warungnya, penyajian camilan juga bisa dibuat lebih rapi dan menarik dengan Keranjang Serbaguna Plastik Bee Plast. Selain praktis, keranjang ini membantu menata krupuk atau snack agar tetap bersih dan mudah diambil saat makan bersama. Yuk, cek produknya di sini 👉 Keranjang Serbaguna Plastik Bee Plast klik link dan lihat sendiri kepraktisannya!
Pemandangan hamparan sawah
Pemandangan hamparan sawah

Suasana makan di warung ini terasa sangat santai dan bersahaja. Tidak ada kesan mewah, namun justru memberikan kenyamanan tersendiri. Duduk sambil menikmati mie hangat dengan latar belakang sawah yang luas memberikan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Ini adalah tipe tempat makan yang tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menenangkan pikiran. Selain itu, harga yang ditawarkan juga cukup ramah di kantong, sehingga cocok untuk semua kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun keluarga. Dengan porsi yang cukup mengenyangkan dan rasa yang autentik, warung ini menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati kuliner khas Jogja tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Pengalaman makan sore di Mie Lethek Mak Juedes ini sangat berkesan. Mulai dari lokasi yang menawarkan pemandangan alam yang indah, menu sederhana namun lezat, hingga suasana yang nyaman, semuanya berpadu menjadi pengalaman kuliner yang menyenangkan. Tempat ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang sedang mencari alternatif wisata kuliner di Jogja, khususnya di wilayah Kulon Progo. Jika sahabat adipraa sedang berada di area ini dan ingin merasakan suasana makan yang berbeda, jauh dari keramaian kota, tidak ada salahnya mampir ke Mie Lethek Mak Juedes. Nikmati mie lethek hangat, tambahkan sedikit cabe rawit, lengkapi dengan krupuk rambak, dan biarkan suasana sore di pedesaan Jogja memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Link Google Map:

Sunday, 12 April 2026

Rekomendasi Kuliner Jogja: Review Ayam Bakar Haji Natsir

adipraa.com - Sudah cukup lama adipraa tidak update artikel di blog ini. Saatnya berbagi pengalaman kuliner di Jogja yang wajib masuk daftar tempat makan favorit. Untuk artikel kali ini, adipraa merekomendasikan Ayam Bakar Haji Natsir, salah satu tempat makan yang cocok bagi pecinta olahan ayam dengan cita rasa khas rempah. Bagi yang sedang mencari rekomendasi kuliner Jogja, khususnya di wilayah Sleman, tempat ini patut untuk dicoba. 
Ayam Bakar Haji Natsir
Ayam Bakar Haji Natsir

Lokasinya berada di Jalan Sidomukti No 11, Titasan, Condongcatur, Depok, Sleman. Letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau, baik oleh warga sekitar maupun para pendatang yang sedang berkunjung ke Jogja, khususnya yang berada wilayah Condongcatur. 

Kesan pertama saat datang ke tempat ini adalah suasananya yang sangat nyaman dan menarik. Bangunan tempat makannya didominasi oleh material kayu, sehingga memberikan nuansa hangat, tradisional, dan estetik khas Jogja. Desain seperti ini membuat suasana makan terasa lebih santai dan homey, cocok untuk makan bersama keluarga, teman, maupun pasangan.
Ayam Bakar Gurih
Ayam Bakar Gurih

Salah satu menu best seller yang paling banyak direkomendasikan di sini adalah ayam bakar gurih dengan harga Rp. 24.000,-. Menu ini memang layak menjadi favorit banyak orang. Ayamnya dibumbui dengan rempah khas yang meresap sempurna hingga ke bagian dalam daging, kemudian dibakar perlahan sampai menghasilkan aroma harum yang menggugah selera. Saat pertama kali dicicipi, rasa gurih dari bumbunya langsung terasa. Tekstur daging ayamnya juga sangat empuk dan juicy, tidak kering sama sekali. Proses pembakaran yang perlahan membuat aroma bakarnya semakin kuat dan menambah kenikmatan saat disantap. Jujur saja, menu ini benar-benar bikin ketagihan. 
Oseng Ati Ampela
Oseng Ati Ampela

Selain ayam bakar gurih, tersedia juga beberapa pilihan menu lain seperti ayam bakar pedas, oseng kepala, dan oseng ati ampela. Buat pecinta rasa pedas, ayam bakar pedas bisa jadi pilihan yang pas. Sementara oseng kepala dan oseng ati ampela cocok sebagai lauk tambahan yang kaya rasa.
Lenca
Lenca

Tempe Garit
Tempe Garit

Untuk menu pendamping, pilihannya juga cukup lengkap. Ada tumis kangkung, tumis toge, lenca, tempe garit, dan tahu goreng. Semua menu pendamping ini sangat cocok dipadukan dengan ayam bakar sebagai menu utama.



Pada kunjungan kali ini, saya memesan ayam bakar gurih sebagai menu utama. Untuk lauk tambahannya, saya memilih tempe garit, oseng ati ampela, dan lenca. Kombinasi ini menurut saya sangat pas. Tempe garitnya memiliki tekstur yang renyah dengan rasa gurih yang sederhana namun nikmat. Oseng ati ampela memberikan sensasi rasa yang lebih kaya dan sedikit pedas, sedangkan lenca menjadi pelengkap yang membuat menu terasa semakin lengkap. Untuk minumnya, saya memilih jeruk anget, yang terasa sangat cocok menemani hidangan ayam bakar, apalagi saat cuaca sedang dingin atau saat makan di malam hari.

Pengalaman makan di Ayam Bakar Haji Natsir sangat memuaskan. Mulai dari tempat yang nyaman, suasana bangunan kayu yang estetik, hingga rasa makanan yang lezat, semuanya memberikan kesan yang positif. Buat teman-teman yang sedang mencari tempat makan enak di Jogja, khususnya area Condongcatur dan Sleman, tempat ini sangat layak untuk dicoba. Menu ayam bakar gurihnya benar-benar menjadi highlight yang wajib dipesan.
Rapikan meja makanmu sobat!
Rapikan meja makanmu sobat!

Terakhir, setelah selesai makan, jangan lupa untuk selalu membudayakan merapikan sisa makanan kita ya. Selain menjaga kebersihan tempat makan, hal kecil ini juga menunjukkan sikap peduli dan menghargai kenyamanan bersama. Demikian rekomendasi kuliner jogja yang bisa adipraa berikan untuk sahabat semua, semoga bermanfaat ya. Yuk, kulineran!