adipraa.com - Akhir tahun 2025 menjadi momen yang kami nantikan untuk sejenak rehat dari rutinitas harian. Tepat pada tanggal 25 dan 26 Desember 2025, saya bersama keluarga memutuskan untuk liburan ke Solo. Liburan ini kami rencanakan sederhana, tanpa target berkunjung ke banyak tempat, yang terpenting adalah menikmati perjalanan dan kebersamaan bersama keluarga kecil.
| Serunya Panggung Malam Show di Solo Safari |
Kami memulai perjalanan sekitar pukul 3 sore. Suasana di perjalanan cukup ramai karena bertepatan dengan libur akhir tahun, namun hal itu tidak mengurangi semangat kami. Menjelang magrib, kami akhirnya tiba di Solo. Langit senja yang mulai gelap berpadu dengan lampu-lampu kota menciptakan suasana khas Solo yang tenang dan menenangkan, seolah menyambut kedatangan kami dengan hangat.
Sesampainya di Solo, kami langsung memutuskan untuk menuju Solo Safari. Tujuan utama kami malam itu adalah menyaksikan panggung malam show yang dimulai pukul 18.30. Setelah memarkir kendaraan dan membeli tiket, kami berjalan menuju area pertunjukan. Suasana Solo Safari di malam hari terasa berbeda, dengan pencahayaan yang menarik dan pengunjung yang tampak antusias menunggu pertunjukan dimulai. Anak saya terlihat tidak sabar, sesekali bertanya tentang apa saja yang akan ditampilkan nanti.
| Solo Safari Dance Show |
Panggung malam show di Solo Safari benar-benar memberikan hiburan yang menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. Pertunjukan dibuka dengan aksi dance yang enerjik, diiringi musik yang membuat suasana semakin hidup. Para penari tampil dengan kostum menarik dan gerakan yang kompak, membuat penonton ikut larut dalam semangat pertunjukan.
| The Clown Solo Safari Show |
Setelah itu, atraksi badut hadir menghibur dengan aksi lucu dan interaksi langsung dengan penonton, terutama anak-anak, yang membuat tawa pecah di berbagai sudut tribun.
| Pertunjukan Api |
Bagian yang paling ditunggu dan menjadi puncak keseruan adalah atraksi pertunjukan menggunakan api. Aksi ini sukses membuat penonton terpukau. Permainan api yang ditampilkan terlihat menegangkan sekaligus indah, dengan cahaya api yang menyala terang di tengah gelapnya malam. Anak saya tampak sangat menikmati momen ini. Wajahnya terlihat antusias, matanya berbinar, dan ia bertepuk tangan dengan penuh semangat setiap kali atraksi api ditampilkan. Bagi saya, melihat anak bahagia seperti itu sudah menjadi kepuasan tersendiri.
| Binturong |
Tidak hanya pertunjukan dari para performer, panggung malam show ini juga menghadirkan hewan yang ikut tampil, yaitu binturong dan ular python. Kehadiran hewan-hewan ini menambah kesan unik sekaligus edukatif. Anak-anak bisa melihat langsung hewan yang jarang ditemui, sementara pemandu acara memberikan penjelasan singkat yang mudah dipahami. Hal ini membuat pertunjukan tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru, terutama bagi anak-anak.
| Tiket Solo Safari |
Menariknya, semua keseruan tersebut bisa dinikmati dengan harga tiket yang sangat terjangkau. Dengan hanya membayar sekitar 50 ribu rupiah per orang, karena waktu itu adalah high season, libur akhir tahun. Kalau hari biasa harga tiketnya 35 ribu rupiah per orang. Meski agak sedikit naik, kami sudah bisa menyaksikan pertunjukan yang seru, lengkap, dan menyenangkan. Menurut saya, harga ini sangat sepadan dengan pengalaman yang didapat, apalagi untuk liburan keluarga.
| Boneka Jerapah Solo Safari |
Kami juga menyempatkan diri untuk membeli merchandise Solo Safari sebagai kenang-kenangan. Anak saya memilih sebuah boneka jerapah yang lucu dan menggemaskan. Boneka ini menjadi simbol kecil dari kebahagiaan liburan kami kala itu.
| Wefie dulu gaes! |
Liburan singkat ke Solo ini menjadi salah satu momen berharga di akhir tahun 2025. Menonton panggung malam show di Solo Safari, melihat antusias anak menyaksikan atraksi api, hingga membawa pulang boneka jerapah sebagai kenangan, semuanya menyatu menjadi cerita indah tentang kebersamaan keluarga. Eits, tak sampai disitu sahabat, masih ada cerita lainnya ya, akan saya bagikan di artikel selanjutnya. Terimakasih.