Saturday, 10 January 2026

Dari Rendaman Air ke Pot, Proses Merawat Janda Bolong di Pagi Hujan

adipraa.com - Hobi tanaman memang selalu punya cara sendiri untuk menemani waktu luang, apalagi saat cuaca sedang tidak bersahabat. Hari ini, Ahad, 11 Januari 2026, hujan turun sejak pagi hari. Suasana mendung, udara sejuk, dan rintik hujan yang konsisten membuat aktivitas di luar rumah jadi terbatas. Daripada hanya rebahan dan merasa gabut, akhirnya saya kembali berkutat dengan hobi yang sudah cukup lama menemani keseharian, yaitu merawat tanaman hias. 
Dari Rendaman Air ke Pot, Proses Merawat Janda Bolong di Pagi Hujan
Dari Rendaman Air ke Pot, Proses Merawat Janda Bolong di Pagi Hujan

Pilihan pun jatuh pada tanaman favorit banyak orang belakangan ini, janda bolong atau monstera adansonii, yang sebelumnya sudah kami rendam dalam air untuk merangsang pertumbuhan akar. Ceritanya sudah saya publish di artikel sebelumnya. Proses pemindahan tanaman dari media air ke pot selalu memberi kepuasan tersendiri. Ada rasa senang sekaligus deg-degan, karena tahap ini cukup menentukan kelanjutan hidup tanaman. 
Dua Janbol sudah berpindah pemilik
Dua Janbol sudah berpindah pemilik

Pagi itu, saya memutuskan untuk memindahkan dua pot terlebih dahulu. Tidak terburu-buru, karena memang sengaja dilakukan bertahap. Sebelumnya, dua pot janda bolong yang lain sudah “dipinang” oleh pelanggan dan berhasil dikirim dengan aman ke daerah Palagan. Kesempatan ini juga menjadi momen untuk mengucapkan terima kasih kepada para pembeli yang sudah order. Dukungan seperti ini tentu menjadi penyemangat untuk terus menekuni hobi tanaman, bahkan perlahan menjadikannya peluang kecil yang menyenangkan.
Akar sudah panjang
Akar sudah panjang

Saat tanaman diangkat dari rendaman air, terlihat jelas perkembangan yang cukup menggembirakan. Akar janda bolong sudah tumbuh panjang dan tampak sehat. Tidak hanya itu, di sela batang juga mulai muncul tunas daun kecil yang memberi harapan akan pertumbuhan daun baru dalam waktu dekat. Melihat tanda-tanda ini selalu menghadirkan rasa puas, seolah usaha merawat dan menunggu selama ini terbayar lunas. 

Media tanam yang digunakan pun dipersiapkan dengan sederhana namun tetap diperhatikan kualitasnya. Campuran tanah, sekam, dan sedikit kompos menjadi pilihan agar sirkulasi udara tetap baik dan akar tidak mudah membusuk. Setelah tanaman diposisikan dengan hati-hati ke dalam pot, media ditambahkan perlahan sambil ditekan ringan agar tanaman berdiri kokoh. Tidak lupa, pot diletakkan di area yang mendapat cahaya tidak langsung, karena janda bolong memang lebih menyukai sinar matahari yang lembut daripada paparan langsung.
Dua janbol siap dipindah dalam pot
Dua janbol siap dipindah dalam pot

Hujan di pagi hari justru menambah suasana tenang selama proses memindahkan tanaman ini. Tidak ada rasa terburu-buru, semua dilakukan sambil menikmati waktu. Hobi tanaman memang mengajarkan banyak hal, salah satunya adalah kesabaran. Kita tidak bisa memaksa tanaman tumbuh lebih cepat, yang bisa dilakukan hanyalah merawat, memperhatikan, dan menunggu. Setiap hari ada saja kejutan kecil, entah itu akar baru, daun yang mulai membuka, atau warna hijau yang semakin segar.

Kedepannya, dua pot janda bolong yang baru dipindahkan ini akan terus dipantau perkembangannya. Jika dalam beberapa hari ke depan tanaman menunjukkan adaptasi yang baik dan apabila telah tumbuh empat hingga lima daun baru, barulah tanaman ini akan ditawarkan kembali. Tentunya setelah dipastikan benar-benar sehat dan siap berpindah tangan ke pemilik baru.

Ada kepuasan tersendiri ketika hobi yang dijalani dengan penuh ketelatenan ternyata juga bisa memberi manfaat lebih. Pada akhirnya, hobi tanaman bukan sekadar soal mengoleksi atau menjual, tetapi tentang proses menikmati setiap tahap pertumbuhan. Dari batang kecil yang direndam air, akar yang perlahan memanjang, hingga daun yang akhirnya tumbuh sempurna. Di tengah hujan pagi dan suasana yang tenang, merawat janda bolong hari ini menjadi pengingat bahwa hal-hal sederhana sering kali justru memberi kebahagiaan.

Friday, 9 January 2026

Liburan Akhir Tahun 2025 ke Solo Part 1: Serunya Panggung Malam Show di Solo Safari

adipraa.com - Akhir tahun 2025 menjadi momen yang kami nantikan untuk sejenak rehat dari rutinitas harian. Tepat pada tanggal 25 dan 26 Desember 2025, saya bersama keluarga memutuskan untuk liburan ke Solo. Liburan ini kami rencanakan sederhana, tanpa target berkunjung ke banyak tempat, yang terpenting adalah menikmati perjalanan dan kebersamaan bersama keluarga kecil. 
Serunya Panggung Malam Show di Solo Safari
Serunya Panggung Malam Show di Solo Safari

Kami memulai perjalanan sekitar pukul 3 sore. Suasana di perjalanan cukup ramai karena bertepatan dengan libur akhir tahun, namun hal itu tidak mengurangi semangat kami. Menjelang magrib, kami akhirnya tiba di Solo. Langit senja yang mulai gelap berpadu dengan lampu-lampu kota menciptakan suasana khas Solo yang tenang dan menenangkan, seolah menyambut kedatangan kami dengan hangat. 

Sesampainya di Solo, kami langsung memutuskan untuk menuju Solo Safari. Tujuan utama kami malam itu adalah menyaksikan panggung malam show yang dimulai pukul 18.30. Setelah memarkir kendaraan dan membeli tiket, kami berjalan menuju area pertunjukan. Suasana Solo Safari di malam hari terasa berbeda, dengan pencahayaan yang menarik dan pengunjung yang tampak antusias menunggu pertunjukan dimulai. Anak saya terlihat tidak sabar, sesekali bertanya tentang apa saja yang akan ditampilkan nanti. 
Solo Safari Dance Show
Solo Safari Dance Show

Panggung malam show di Solo Safari benar-benar memberikan hiburan yang menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. Pertunjukan dibuka dengan aksi dance yang enerjik, diiringi musik yang membuat suasana semakin hidup. Para penari tampil dengan kostum menarik dan gerakan yang kompak, membuat penonton ikut larut dalam semangat pertunjukan.
The Clown Solo Safari Show
The Clown Solo Safari Show

Setelah itu, atraksi badut hadir menghibur dengan aksi lucu dan interaksi langsung dengan penonton, terutama anak-anak, yang membuat tawa pecah di berbagai sudut tribun. 
Pertunjukan Api
Pertunjukan Api

Bagian yang paling ditunggu dan menjadi puncak keseruan adalah atraksi pertunjukan menggunakan api. Aksi ini sukses membuat penonton terpukau. Permainan api yang ditampilkan terlihat menegangkan sekaligus indah, dengan cahaya api yang menyala terang di tengah gelapnya malam. Anak saya tampak sangat menikmati momen ini. Wajahnya terlihat antusias, matanya berbinar, dan ia bertepuk tangan dengan penuh semangat setiap kali atraksi api ditampilkan. Bagi saya, melihat anak bahagia seperti itu sudah menjadi kepuasan tersendiri.
Binturong
Binturong

Tidak hanya pertunjukan dari para performer, panggung malam show ini juga menghadirkan hewan yang ikut tampil, yaitu binturong dan ular python. Kehadiran hewan-hewan ini menambah kesan unik sekaligus edukatif. Anak-anak bisa melihat langsung hewan yang jarang ditemui, sementara pemandu acara memberikan penjelasan singkat yang mudah dipahami. Hal ini membuat pertunjukan tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memberikan pengetahuan baru, terutama bagi anak-anak. 
Tiket Solo Safari
Tiket Solo Safari

Menariknya, semua keseruan tersebut bisa dinikmati dengan harga tiket yang sangat terjangkau. Dengan hanya membayar sekitar 50 ribu rupiah per orang, karena waktu itu adalah high season, libur akhir tahun. Kalau hari biasa harga tiketnya 35 ribu rupiah per orang. Meski agak sedikit naik, kami sudah bisa menyaksikan pertunjukan yang seru, lengkap, dan menyenangkan. Menurut saya, harga ini sangat sepadan dengan pengalaman yang didapat, apalagi untuk liburan keluarga. 
Boneka Jerapah Solo Safari
Boneka Jerapah Solo Safari

Kami juga menyempatkan diri untuk membeli merchandise Solo Safari sebagai kenang-kenangan. Anak saya memilih sebuah boneka jerapah yang lucu dan menggemaskan. Boneka ini menjadi simbol kecil dari kebahagiaan liburan kami kala itu. 
Wefie dulu gaes!
Wefie dulu gaes!

Liburan singkat ke Solo ini menjadi salah satu momen berharga di akhir tahun 2025. Menonton panggung malam show di Solo Safari, melihat antusias anak menyaksikan atraksi api, hingga membawa pulang boneka jerapah sebagai kenangan, semuanya menyatu menjadi cerita indah tentang kebersamaan keluarga. Eits, tak sampai disitu sahabat, masih ada cerita lainnya ya, akan saya bagikan di artikel selanjutnya. Terimakasih.

Wednesday, 31 December 2025

Awal Tahun 2026 dengan Soto Sapi Pak Musthofa, Favorit Sarapan di Jalan Magelang

adipraa.com - Mengawali tahun baru 2026, izinkan artikel adipraa dibuka dengan suasana yang hangat dan bersahaja lewat semangkuk soto sapi legendaris. Pertama-tama, selamat tahun baru 2026! Di pagi yang masih terasa tenang, menikmati soto sapi Pak Musthofa menjadi pilihan tepat untuk memulai lembaran baru dengan rasa yang akrab di lidah. Soto bukan sekadar menu sarapan, melainkan comfort food yang selalu berhasil menghadirkan rasa rumah, terlebih ketika disajikan dengan cita rasa yang konsisten dari waktu ke waktu.
Suasana Soto Sapi Pak Mustofa
Suasana Soto Sapi Pak Mustofa

Soto sapi Pak Musthofa berlokasi di Jalan Magelang Km 7, Mlati, Sleman. Letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau, terutama bagi pengguna jalan utama Magelang–Yogyakarta. Dari arah kota, posisinya tidak jauh dari jembatan layang Jombor, hanya sedikit ke arah utara. Meski berada di tepi jalan besar, tempat makan ini tetap mempertahankan kesan sederhana tanpa banyak polesan modern. Justru kesederhanaan inilah yang menjadi daya tarik tersendiri, menegaskan bahwa fokus utama ada pada rasa, bukan sekadar tampilan tempat.

Kunjungan kali ini dilakukan pada pagi hari untuk sarapan. Soto sapi Pak Musthofa memang dikenal sebagai salah satu pilihan sarapan favorit warga Jogja. Saat semangkuk soto datang ke meja, tampilannya langsung menggugah selera. Kuahnya bening dengan warna keemasan, tampak ringan namun menjanjikan rasa gurih yang dalam. Potongan daging sapi terlihat cukup melimpah, dipotong kotak dengan ukuran pas, empuk, dan sebagian masih menyisakan warna kemerahan muda yang menandakan daging dimasak dengan tepat, tidak overcooked.
Soto Sapi Pak Mustofa
Soto Sapi Pak Mustofa

Sesuai dengan yang terlihat pada gambar, isi soto sapi ini terdiri dari nasi, tauge, irisan kol, potongan tomat, serta taburan bawang goreng yang memperkaya aroma. Kuahnya terasa segar dengan sentuhan gurih kaldu sapi yang tidak berlebihan. Tidak ada rasa lemak yang terlalu dominan, sehingga soto ini nyaman disantap di pagi hari tanpa membuat enek. Perpaduan antara daging sapi yang empuk, sayuran segar, dan kuah bening menciptakan keseimbangan rasa yang sederhana namun memuaskan.
Aneka Lauk
Aneka Lauk

Selain soto sapi, pengunjung juga dimanjakan dengan aneka lauk pendamping yang sudah tersedia di meja. Ada sate telur puyuh, tempe goreng, hingga telur asin yang bisa diambil sesuai selera. Kehadiran lauk-lauk ini menjadi nilai tambah karena memberikan variasi rasa dan tekstur dalam satu kali makan.
Telur Asin
Telur Asin

Sate telur dengan bumbu manis-gurih sangat cocok dipadukan dengan kuah soto yang ringan, sementara tempe goreng menghadirkan sensasi renyah yang kontras. Telur asin menjadi pilihan tepat bagi pencinta rasa asin yang lebih kuat.  

Menariknya, soto sapi Pak Musthofa bukan hanya dikenal oleh masyarakat lokal. Warung soto ini juga pernah dikunjungi oleh tokoh nasional seperti Pak Sandiaga Uno dan Pak Luhut. Fakta ini tentu menjadi pengakuan tersendiri akan kualitas rasa dan konsistensi yang dijaga oleh soto sapi Pak Musthofa selama bertahun-tahun. Meski pernah disambangi figur publik, tempat ini tetap mempertahankan kesederhanaannya tanpa kehilangan jati diri sebagai warung soto rakyat.

Dari segi harga, satu porsi soto sapi dibanderol Rp22.000. Dengan porsi yang mengenyangkan, potongan daging yang layak, serta rasa yang terjaga, harga tersebut terasa sangat sepadan. Ditambah pilihan lauk yang beragam, pengalaman sarapan di sini terasa lengkap tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Soto sapi Pak Musthofa membuktikan bahwa kenikmatan kuliner tidak selalu harus mahal atau mewah.
Kenyang makan Soto Sapi
Kenyang makan Soto Sapi

Menutup pengalaman sarapan kali ini, soto sapi Pak Musthofa layak disebut sebagai salah satu destinasi kuliner wajib di kawasan Jalan Magelang. Cocok dinikmati kapan saja, terutama di pagi hari untuk memulai aktivitas dengan perut kenyang dan hati senang. Mengawali tahun 2026 dengan semangkuk soto sapi hangat di tempat ini terasa seperti keputusan sederhana yang tepat—karena dari hal-hal sederhana, kenikmatan sejati sering kali bermula.